Pages Navigation Menu

Mengabdi Untuk Kehidupan

Minta Ini, Dikasih Itu

Minta Ini, Dikasih Itu

Apa yang kita pinta kadang belum diberikan Tuhan. Pun, jika sudah terberi sering kali tak sesuai dengan maunya kita. Begitulah Tuhan menyayangi kita. Dia Maha Tahu apa yang dibutuhkan hamba-Nya. Celakanya, kita kerap lupa dan justru menggerutu, bahkan memaki-maki ketetapan-Nya yang menurut kita tak adil.

Suatu hari saat pulang kampung ke rumah mertua di Anyer, Banten, di atas angkot saya pernah berkelakar dengan istri tentang betapa Tuhan menyayangi kami. ‘Alhamdulillah’, kata saya pada istri, ‘kita masih diberi kesempatan oleh Tuhan naik angkot dan berpanas-panasan’.

Sebenarnya saya sudah minta mobil sama Tuhan, tapi belum diberi. Tau kenapa? Tanya saya pada istri. Dia senyum dan menggeleng. ‘itu tandanya Tuhan sayang pada kita’, ujar saya. Lho ko bisa, bukankah jika belum diberi itu tandanya kita tidak disayang? Tanya isrti.

Bayangkan jika pinta kita dikabulkan sekarang? Tuhan kasih kita mobil hari ini. Bisa jadi itu mobil lebih banyak ‘nongkrong’ di rumah, kan jalan harus dengan bensin, bayar TOL, belum ini itu nya, banyak deh. Dan saya belum siap untuk itu. Saya baru siap untuk ongkos angkot.

Jika saya ‘memaksa’ Tuhan untuk berikan saya mobil sekarang, bayangkan betapa tersiksanya saya harus beri ‘makan’ tambahan buat si mobil. Tuhan Maha Adil dan dan begitu sayang pada hamba-Nya. Adalah mustahil Tuhan menguji diluar kemampuan hamba-Nya. Bukankah punya mobil itu juga bagian dari ujian? Dan istri sayapun hanya tersyum. Dan entah apa maknanya. hehe

Hari itu, di atas angkot saya menyadari bahwa Tuhan Maha Tahu apa yang dibutuhkan hambanya. Menyadari hal itu akan menjadi penjaga hati dan menghindarkan diri dari sikap berkeluh kesah pada apa yang sudah kita peroleh dan dipercayakan Tuhan kepada kita.

Pun, kesadaran bahwa Tuhan Maha Tahu apa yang kita butuhkan akan menghindarkan kita dari prasangka buruk pada Zat Pemilik Segalanya. Bukankah Tuhan meminta untuk berprasangka baik pada-Nya? Sebab Dia sebagaimana yang kita prasangkakan. Jika baik, maka baik pula yang akan kita peroleh dan begitu pula sebaliknya.

Kadang yang kita dapat, memang tak sesuai dengan apa yang kita pinta dan mau. Itu bukan karena Tuhan tak sayang pada kita. Tapi justru sebaliknya, Tuhan tak ingin membebankan sesuatu diluar batas kemampuan hamba-Nya. Syukuri…! Wallahua’lam Bissawab.

Salam Powerful…!

Julmansyah Putra

Mari teruskan silaturahim kita melalui twitter saya di @julmansyah07 dan facebook Julmansyah Putra
Sila berkunjung pula ke  http://jujulmaman.blogspot.com



Leave a Reply