Pages Navigation Menu

Mengabdi Untuk Kehidupan

Ads

Keputusan Harian

Keputusan Harian

Mendengar kata keputusan, ingatan kita langsung tertuju pada pilihan-pilihan yang harus diambil (diputusikan) dalam kehidupan. Biasanya ingatan itu terfokus pada perkara keputusan yang besar. Kemarin misalnya, saat berbagi dalam training The seven Power, ketika ditanya mengenai keputusan, salah seorang peserta menceritakan bahwa keputusan terberat dalam hidupnya adalah saat harus memilih satu dari tiga pekerjaan. Akhirnya, dia memilih bekerja disebuah lembaga yang secara materi lebih sedikit dibanding dua pekerjaan lainnya. Keputusannya ini membuat orang tuanya ‘kurang setuju’ dan merasa heran dengan pilihannya. ‘Namun, itulah yang saya pilih. Semua ada konsekuensinya’, ujar peserta itu.

Sahabat-sahabat mungkin juga pernah mengalami hal serupa, namun bisa jadi dengan konteks cerita yang berbeda. Apapun keputusan kita, konsekuensi menantinya. Ia adalah sesuatu yang niscaya, entah kecil atau besar konsekuensi itu pasti ada. Bahkan mungkin bisa jadi kematian. Dan yang terpenting, apapun konsekuensi itu akan berpengaruh positif atau negatif terhadap diri sendiri dan lebih luas bagi kehidupan orang lain.

Keputusan itu seolah melulu pada perkara yang besar-besar atau hanya milik segelintir orang yang punya jabatan tertentu. Tapi taukah Sahabat, bahwa setiap hari sejatinya kita dituntut untuk mengambil keputusan, sebagai apapun kita. Pilihan itu, serupa dengan contoh di atas, tentu akan melahirkan dampak baik positif atau negatif. Misalnya, kita memtuskan untuk ‘selalu menjaga senyum’ saat melakukan aktivitas. Sederhana bukan? Hanya ‘senyum’, tapi sadarkah bahwa senyum kita akan menjadikan hari kita lebih powerful dan bahagia. Dan yang tak kalah penting, dampak positif bagi kebahagiaan orang lain juga akan kita rasakan.

Silahkan dicoba, tersenyumlah, maka orang lain akan membalas senyum Anda. Atau tanyakan pada diri sendiri, lebih senang dengan orang yang tersenyum atau cemberut? Secara alamiah, tentu semua orang menyukai kebaikan. Dan senyum adalah kebaikan, bahkan senyum dikaitkan dengan ibadah, senyum dikatakan sebagai sedekahnya seorang muslim. Rasulullah saw. mengatakan: ‘Senyum manismu di hadapan saudaramu dan orang lain adalah sedekah.’ ( HR at-Tirmizi no. 2685). Begitulah, seyum adalah sebuah kebaikan yang kita hadirkan untuk saudara kita.

Selain itu, apa lagi contoh keputusan sederhana yang kita temui dalam keseharian. Memilih untuk berkata yang baik, sopan, dan mententrankan hati. Biasanya pilihan ini dilawankan dengan kemarahan. Sering waktu berkendara di jalan, saya pernah mengalami, mungkin Sahabat-sahabat juga, ada pengendara yang ‘ngaur’, yang seenaknya sendiri berkendara tanpa memikirkan keselamtan orang lain. Kadang sayang suka berteriak marah-marah, sering juga ‘ngedumel’ memaki-maki sendiri, dan itulah pilihan yang saya ambil waktu itu. Dampaknya ternyata kembali kepada diri sendiri, kata-kata kasar itu merusak hari saya, merusak bahagia saya, saya pun tiba dikantor dengan tidak semangat untuk berkerja.

Sahabat-sahabat, ada tiga hal yang harus kita perhatikan dalam kaitannya dengan keputusan. Pertama, bahwa keputusan (pilihan) yang kita buat berdampak bagi diri dan orang lain. Kedua, karena keputusan memiliki pengaruh yang luar biasa, maka saat memilih yang menjadi ukurannya adalah nilai-nilai kebaikan. Bertanya pada hati nurani adalah salah satu cara untuk menemukan nilai kebaikan tersebut. Ketiga, dalam setelah keputusan itu ditentukan, maka sikap kesatria bertanggung jawab atas pilihan itu harus menjadi jati diri kita. Jika baik keputusan itu kita pertahankan dan tingkatkan. Tapi jika salah dan menyakiti, jangan malu mengakuinya. Apalagi sungkan merubah dan memperbaikinya. Maaf tak mengurangi harga dirimu, justru membuatnya semakin berkualitas.

Akhirnya, keputusan itu bukan melulu perkara yang besar dan terkait dengan jabatan tertentu. Setiap hari kita sesungguhnya berhadapan dengan banyak pilihan sederhana yang harus kita putuskan. Apapun itu, pastikan ia mendatangkan pengaruh positif bagi diri dan orang lain. Selamat membuat keputusan. Wallahu ‘Alam Bissawab.

Salam Powerful…!

Julmansyah Putra

Ingin berbincang lebih lanjut, silahkan follow twitter saya di @julmansyah07
Sila berkunjung pula ke http://www.dfq-indonesia.org 
 
 

Ads

Leave a Reply

%d bloggers like this: