Pages Navigation Menu

Mengabdi Untuk Kehidupan

Ads

Tips Menghindari Lupa Saat Presentasi

Tips Menghindari Lupa Saat Presentasi

Tujuan memvisualkan slide presentasi adalah untuk memudahkan audiens memahami pesan yang disampaikan. Maka slide yang didesain sebaiknya sesederhana mungkin dalam tampilannya. Salah satunya dengan tidak memasukkan semua teks tulisan ke dalam slide. Masalahnya, presenter bisa saja lupa apa yang ingin disampaikan pada saat presentasi berlangsung.

Takut lupa saat presentasi pernah ditanyakan seorang sahabat pada saya, ‘Mas Jul, ketika slide presentasi sudah disederhanakan, yang muncul di slide hanya kata kunci, bukan lagi paragraf panjang. Lalu bagaimana jika saya lupa dengan pokok pikiran yang ingin saya sampaikan?’, ‘Kuasai materinya dan latihan yang banyak sebelum tampil, itu kuncinya’, jawab saya ketika itu.

Tahukah Anda, pembicara hebat sekelas Steve Jobs berlatih berulang-ulang sebelum hari presentasinya tiba. Jobs dalam latihannya melakukan secara detail apa yang akan didemonstrasikannya di atas panggung. Maka tak heran jika saat presentasi, penampilan Steve Jobs sangat santai dan mengendalikan jalannya presentasi. Benar kata orang bijak, bahwa ‘Practice makes perfect’, latihan menciptakan kesempurnaan.

Pernah saya mengikuti presentasi mas Safir Senduk, seorang perencana keuangan, yang menjadi bintang tamu pada sebuah workshop yang saya ikuti. Luar biasa! Selama presentasi beliau selalu menjaga kontak mata dengan audiens, hampir tak pernah melihat ke layar infocus yang menampilkan slide presentasinya. Setelah saya bertanya pada beliau, rahasianya adalah latihan dan latihan. ‘Dihafal mas Jul’, ujar mas Safir, saat menjawab pertanyaan saya waktu itu.

Tentu saja menghapal yang dimaksud bukan sekedar menghafal. Jika hanya itu, maka presentasi akan terlihat kaku, sebab presenter hanya mengikuti apa yang dihafal. Menghafal artinya memahami dengan baik isi presentasi dan alurnya. Sehingga, presenter tidak melupakan urutan slide demi slide berikut penjelasan tiap bagiannya. Dan pada saat yang sama presenter tetap dapat melakukan improvisasi sebagai respon spontan dari tiap proses presenasi.

Presenter yang hanya menghapal dan mengatakan tiap kata yang dihafal pada saat presentasi, tak ubahnya seperti robot yang hanya bergerak sesuai program. Adalah wajib bagi presenter merespon dengan spontan kejadian-kejadian yang terjadi selama proses presentasi berlangsung. Improviasi, selain dapat menunjukkan kepekaan presenter pada apa yang terjadi, juga memperlihatkan profesionalitas sebagai seorang presenter yang menguasi materi presentasinya.

Maka untuk meminimalisir dan mengantisipasi lupa saat presentasi, ada tiga hal yang perlu dilakukan oleh Anda sebagai presenter. Pertama, pastikan Anda menguasai materi yang akan dibawakan. Kedua, perbanyaklah latihan, bahkan untuk hal-hal kecil sekalipun. Dan terakhir, untuk berjaga-jaga jika kita tetap lupa saat presentasi adalah dengan membuat catatan yang dimasukkan dalam notes di tiap slide dan ditampilkan dengan presenter view.

Penting untuk diperhatikan, ketika menggunakan catatan dan ingin melihatnya di layar monitor, Anda membutuhkan strategi agar tidak terlihat bahwa Anda sedang lupa dan ingin melihat catatan. Kondisi ini tentu saja berlaku pada saat Anda berdiri jauh dari laptop. Maka dibutuhkan latihan untuk menghadapi situasi seperti ini. Anda perlu berlatih agar terbiasa saat benar-benar lupa ketika di panggung.

Tentu saja, catatan tak perlu digunakan atau setidaknya diminimalisir, ketika Anda melakukan tips yang pertama dan kedua dengan baik, yaitu menguasai materi dan perbanyak latihan. Setiap presentasi memiliki tantangannya sendiri, mempersiapkan dengan maksimal adalah cara terbaik membuat audiens terpuaskan dan terpukau dengan presentasi Anda, sekaligus menghindarkan diri Anda dari lupa saat presentasi.

 

Salam Powerful…!

Julmansyah Putra

Jika ingin belajar bersama kami dalam Workshop Visual Presentation, seilahkan menghubungi kami di 081314177549. Ingin berbincang lebih lanjut, silahkan follow twitter saya di @julmansyah07
atau di facebook Julmansyah Putra, atau di instagram @motivapicture

Ads

Leave a Reply

%d bloggers like this: