Pages Navigation Menu

Jadilah Taat dan Bermanfaat

Ads

Menghidupkan Harapan; Kisah Inspiratif Agustine ‘Og’ Mandino

Menghidupkan Harapan; Kisah Inspiratif Agustine ‘Og’ Mandino

Siapa yang menyangka, seseorang yang awalnya frustasi dan pernah berniat bunuh diri, akhirnya menjadi seorang Penulis terkenal. Dan dinobatkan sebagai salah seorang Penulis terbaik di abad ke 20.

Pria itu Bernama Agustine ‘Og’ Mandino. Lahir pada tahun 1923 di Amerika Serikat. Og Mandino kecil diasuh oleh seorang ibu yang luar biasa. Ibunya selalu mengatakan kepadanya, kelak Og Mandino akan menjadi seorang penulis tekenal. Dan kalimat itu diucapkan ibunya berulang-ulang kepadanya.

Biasanya, sang ibu sering mengajak Og Mandino pergi ke perpustakaan yang ada di dekat rumah mereka. Dan setiap setelah menyelesaikan buku yang dibacaannya, Og Mandino diminta ibunya untuk membuat semacam ringkasan dari buku tersebut.

Bagi ibunya, tentu ini bukan soal hasil dari ringkasan yang dibuat Og Mandino, yang terpenting adalah bagaimana melatih anaknya menuliskan apa yang sudah dibaca. Dan proses berlatih itulah yang kelak membantu Og Mandino menulis sebuah karya.

Setelah lulus sekolah menengah, Og Mandino ingin melanjutkan ke universitas dan mendalami jurnalistik. Namun, sebelum mimpi itu terwujud, sang ibu meninggal dunia. Kepergian ibunya membuat Og Mandino sangat terpukul dan sedih.

Untuk melanjutkan hidupnya, Og Mandino berkerja sebagai buruh di pabrik kertas. Dan pada tahun 1942, Og Mandino bergabung dengan Korps Angkatan Udara Amerika dan melaksanakan tugasnya di perang dunia ke dua.

Setelah perang usai dan tugasnya berakhir, Og Mandino kembali ke Amerika. Ternyata cukup sulit bagi Og Mandino mendapatkan pekerjaan. Setelah lama menganggur, akhirnya Og Mandino bekerja sebagai sales asuransi.

Setiap hari dia pergi dari satu pintu ke pintu rumah yang lain untuk menawarkan asuransi. Sayangnya, kerja yang dijalaninya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membayar hutang-hutangnya.

Hal tersebut membuatnya frustasi. Untuk menghilangkan penat, Og Mandino sering minum dan mabuk. Kebiasaan buruk itu membuatnya menjadi pecandu alkohol. Pilihan yang  buruk untuk menghilangkan frustasi.

Alih-alih meringankan beban hidupnya, kebiasaan buruk Og Mandino justru membuat hidupnya semakin terpuruk. Istri dan anaknya memilih pergi meninggalkannya. Kinerjanya sebagai sales menurun, dan akhirnya perusahaan memecatnya. Sebuah penderitaan yang sempurna.

Suatu hari, Og Mandino yang frustasi, melihat sepucuk senjata api kecil di etalase sebuah toko. Terpikirlah olehnya untuk membeli pistol tersebut dan dengan itu mengakhiri hidupnya. Namun, niat itu diurungkannya. Og Mandino tidak punya cukup keberanian melakukan hal tersebut.

Tak jadi bunuh diri, Og Mandino melihat perpustakaan yang berada tidak jauh dari toko tersebut. Dia memutuskan untuk pergi kesana, memilih beberapa buku, lalu mulai membaca.

Duduk sambil membaca buku di ruangan yang hangat, membuat Og Mandino teringat masa kecilnya, ketika bersama sang ibu, dia sering menghabiskan waktu di perpustakaan dekat rumah mereka.

Sejak itu, Og Mandino bersemangat untuk meneruskan kebiasaannya masa kecilnya. Ratusan buku dibacanya, kebanyakan buku-buku yang bertema motivasi dan bagaimana meraih kesuksesan dalam hidup. Dan ajaibnya, kebiasaan membaca buku membantunya mengobati kecanduan alkohol.

Perlahan namun pasti, Og Mandino mulai menata hidupnya kembali. Dalam hidupnya yang baru, Og Mandino menulis sebuah buku yang kemundian menghantarkannya menjadi penulis terkenal. Sebagaimana doa sang ibu yang sering diucapkan kepadanya ketika kecil dulu, ‘nak, kelak kamu akan jadi penulis terkenal’. Dan inilah saatnya doa itu terkabul.

Buku berjudul The Greates Salesman in The World, yang ditulis Og Mandino adalah buku best seller yang terjual lebih dari 50 juta copy di banyak negara dan sudah diterjemahkan kedalam 25 bahasa. Pencapaian yang luar bisa dari seorang yang pernah berniat mengakhiri hudupnya karena frustasi.

Kisah Og Mandino, mengajarkan kita bagaimana merubah hidup yang frustasi menjadi sebuah presetasi. Apapun yang kita alami dalam hidup, nikmati, syukuri, dan yakinlah harapan itu selalu ada.  

Bandar Lampung, Sabtu 4 Juni 2022

Sila berkunjung juga ke Youtube, untuk melihat versi videonya. Berikut ini linknya: https://www.youtube.com/watch?v=6haFiauIBc8

Ads

Leave a Reply

%d bloggers like this: